Operator borland C++ (Bagian 3)

Assalamualaikum wr wb
ketemu lagi sama ane, di pos sebelumnya udah ada pos tentang Operator borland C++ (Bagian 1) dan Operator borland C++ (Bagian 2) nah seperti yang ane bilang di pos tentang Operator borland C++ (Bagian 1) materi tentang operator pada borland C++ ane bagi jadi 3 pos, sekarang lanjut aja ke bagian sekaligus mengakhiri materi tentang operator borland C++.

Operator Bitwise 
Operator Bitwise digunakan untuk memanipulasi data dalam bentuk bit. Borland C++ menyediakan enam buah operator bitwise.
Tabel Operator Bitwise

Operator Bitwise << (Shift Left)
Operator Bitwise Shift Left digunakan untuk menggeser sejumlah bit kekiri.
Contoh :
Contoh
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main()
{
int x;
clrscr();
cout<<"Masukan Nilai X = ";
cin>>x;
cout<<"Nilai Awal : "<<x<<endl;
x = x << 1;
cout<<"Hasil dari Geser 1 Bit Kekiri = "<<x<<endl;
getch();
} 

Operator Bitwise >> (Shift Right)
Operator Bitwise Shift Right digunakan untuk menggeser sejumlah bit kanan.
Contoh :

Contoh
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void main( )
{
int x;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai X = ";
cin>>x;
cout<<"Nilai Awal : "<<x<<endl;
x = x >> 1;
cout<<"Hasil dari Geser 1 Bit Kekiri = "<<x<<endl;
getch( );
} 

Operator Bitwise & (And)
Operator Bitwise & ( And ) digunakan untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan bernilai benar (1) jika semua operand yang digabungkan bernilai benar (1). Berikut dapat dilihat ilustrasi untuk membandingkan bit dari 2 operand.
Tabel Operator Bitwise And dan Contoh
Contoh
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void main( )
{
int a, x, y;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai X = ";
cin>>x;
cout<<"Masukan Nilai Y = ";
cin>>y;
a = x & y;
cout<<"\n";
cout<<"Hasil dari "<<x<<" & "<<y<<" = "<<a<<endl;
getch( );
} 

Operator Bitwise | ( Or )
Operator Bitwise | ( Or ) digunakan untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan bernilai benar jika ada salah satu operand yang digabungkan ada yang bernilai benar (1). Berikut dapat dilihat ilustrasi untuk membandingkan bit dari 2 operand. Tabel Operator Bitiwise Or
Tabel Operator Bitwise Or dan Contoh
Contoh
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void main( )
{
int a, x, y;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai X = ";
cin>>x;
cout<<"Masukan Nilai Y = ";
cin>>y;
a = x | y;
cout<<"\n";
cout<<"Hasil dari "<<x<<" | "<<y<<" = "<<a<<endl;
getch( );
} 

Operator Bitwise ^ ( eXclusive Or )
Operator Bitwise ^ ( XOr ) digunakan untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan bernilai benar (1) jika dari dua bit yang dibandingkan hanya sebuah bernilai benar (1). Berikut dapat dilihat ilustrasi untuk membandingkan bit dari 2 operand.
Tabel Operator Bitwise XOr dan Contoh

Contoh
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void main( )
{
int a, x, y;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai X = ";
cin>>x;
cout<<"Masukan Nilai Y = ";
cin>>y;
a = x ^ y;
cout<<"\n";
cout<<"Hasil dari "<<x<<" ^ "<<y<<" = "<<a<<endl;
getch( );
} 

Operator Bitwise ~ ( Not )
Operator Bitwise ~ ( Not ) digunakan membalik nilai bit dari suatu operand. Berikut dapat dilihat ilustrasi untuk membandingkan bit dari 2 operand.
Tabel Operator Bitwise Not dan Contoh
Contoh
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void main()
{
int a, x, y;
clrscr();
cout<<"Masukan Nilai X = ";
cin>>x;
a = ~x;
cout<<"\n";
cout<<"Hasil dari ~"<<x<<" = "<<a<<endl;
getch();
}

sampai disini materi tentang operator borland C++ tunggu materi selanjutnya,...
baca juga :
==>  Operator borland C++ (Bagian 1)
==>  Operator borland C++ (Bagian 2)



Operator borland C++ (Bagian 2)

Assalamualaikum wr wb
balik lagi nih, setelah ngepos Operator borland C++ (Bagian 1) nah ane mau ngebagi bagian 2 tentang operator pada borland C++ langsung aja check this pos.

Operator Relasi 
Operator Relasi digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Hasil perbandingan operator ini menghasilkan nilai numerik 1 (True) atau 0 (False).
Tabel Operator Relasi
Contoh :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
float a, b, c, d, e, f, x, y;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai X = "; cin>>x;
cout<<"Masukan Nilai Y = "; cin>>y;
a = x == y;
b = x != y;
c = x > y;
d = x < y;
e = x >= y;
f = x <= y;
cout<<endl;
cout<<"Hasil dari "<<x<<" == "<<y<<" = "<<a<<endl;
cout<<"Hasil dari "<<x<<" != "<<y<<" = "<<b<<endl;
cout<<"Hasil dari "<<x<<" >  "<<y<<" = "<<c<<endl;
cout<<"Hasil dari "<<x<<" <  "<<y<<" = "<<d<<endl;
cout<<"Hasil dari "<<x<<" >= "<<y<<" = "<<e<<endl;
cout<<"Hasil dari "<<x<<" <= "<<y<<" = "<<f<<endl;
getch( );
}

Operator Logika
Operator Relasi digunakan untuk menghubungkan dua buah operasi relasi menjadi sebuah ungkapan kondisi. Hasil dari operator logika ini menghasilkan nilai numerik 1 (True) atau 0 (False).
Tabel Operator Relasi


Operator Logika AND
Operator logika AND digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi, akan dianggap BENAR, bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR.
Tabel Logika And

Contoh :
Ekspresi Relasi-1 ==> A + 4 < 10
Ekspresi Relasi-2 ==> B>A + 5
Ekspresi Relasi-3 ==> C - 3 >= 4
Penggabungan ketiga ekspresi relasi diatas menjadi;
A+4 < 10 && B>A+5 && C–3 >= 4
Jika nilai A = 3; B = 3; C = 7, maka ketiga ekspresi tersebut mempunyai nilai:
• Ekspresi Relasi-1 ==> A + 4 < 10 ==> 3 + 4 < 10 ==> BENAR
• Ekspresi Relasi-2 ==> B > A + 5  ==> 3 > 3 + 5   ==> SALAH
• Ekspresi Relasi-3 ==> C – 3 >= 4 ==> 7 – 3 >= 4 ==> BENAR
Dari ekspresi relasi tersebut mempunyai nilai BENAR, maka
A+4 < 10 && B>A+5 && C–3 >= 4 ==> SALAH = 0

Contoh Program Logika AND :
/* Penggunaan Operasi Logika AND */
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
float a, b, c, d, e, f, g, h;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai A = "; cin>>a;
cout<<"Masukan Nilai B = "; cin>>b;
cout<<"Masukan Nilai C = "; cin>>c;
// Proses
d = a + 4 < 10;
e = b > a + 5;
f = c - 3 >= 4;
g = d && e && f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Program Ekspresi AND"<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari d = a + 4 < 10  adalah "<<d<<endl;
cout<<"Hasil dari e = b > a + 5   adalah "<<e<<endl;
cout<<"Hasil dari f = c - 3 >= 4  adalah "<<f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari g = d && e && f adalah "<<g<<endl;
getch( );
}

Operator Logika OR
Operator logika OR digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi, akan dianggap BENAR, bila salah satu ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR dan bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai SALAH, maka akan bernilai SALAH.
Tabel Logika Or

Contoh
Ekspresi Relasi-1 ==> A + 4 < 10
Ekspresi Relasi-2 ==> B>A + 5
Ekspresi Relasi-3 ==> C - 3 > 4
Penggabungan ketiga ekspresi relasi diatas menjadi;
A + 4 < 10 || B > A + 5 || C – 3 > 4
Jika nilai A = 3; B = 3; C = 7, maka ketiga ekspresi tersebut mempunyai nilai:
• Ekspresi Relasi-1 ==> A + 4 < 10 ==> 3 + 4 < 10 ==> BENAR
• Ekspresi Relasi-2 ==> B > A + 5  ==> 3 > 3 + 5   ==> SALAH
• Ekspresi Relasi-3 ==> C - 3 > 4    ==> 7 – 3 > 4   ==> SALAH
Dilihat ekspresi diatas salah satu ekspresi tersebut mempunyai nilai BENAR, maka ekspresi tersebut tetap bernilai BENAR.
A + 4 < 10 || B > A + 5 || C – 3 > 4 ==> BENAR = 1

Contoh Program Logika OR :
/* Penggunaan Operasi Logika OR */
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main()
{
float a, b, c, d, e, f, g, h;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai A = "; cin>>a;
cout<<"Masukan Nilai B = "; cin>>b;
cout<<"Masukan Nilai C = "; cin>>c;
d = a + 4 < 10;
e = b > a + 5 ;
f = c - 3 > 4;
g = d || e || f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Program Ekspresi AND"<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari d = a + 4 < 10  adalah " <<d<<endl;
cout<<"Hasil dari e = b > a + 5   adalah " <<e<<endl;
cout<<"Hasil dari f = c - 3 > 4   adalah " <<f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari g = d || e || f adalah " <<g<<endl;
getch( );
}
Contoh Program Logika AND + OR :
/* Penggunaan Operasi Logika AND OR*/
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
float a, b, c, d, e, f, g, h;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai A = "; cin>>a;
cout<<"Masukan Nilai B = "; cin>>b;
cout<<"Masukan Nilai C = "; cin>>c;
// Proses
d = a + 4 < 10;
e = b > a + 5;
f = c - 3 >= 4;
g = d || e && f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Program Ekspresi AND / OR"<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari d = a + 4 < 10 adalah " <<d<<endl;
cout<<"Hasil dari e = b > a + 5 adalah " <<e<<endl;
cout<<"Hasil dari f = c - 3 >= 4 adalah " <<f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari g = d || e && f adalah " <<g<<endl;
getch( );
}


Operator Logika NOT
Operator logika NOT akan memberikan nilai kebalikkan dari ekspresi yang disebutkan. Jika nilai yang disebutkan bernilai BENAR maka akan menghasilkan nilai SALAH, begitu pula sebaliknya. Contoh :
Ekspresi Relasi ==> A + 4 < 10
Penggunaan Operator Logika NOT diatas menjadi;
!(A+4 < 10)
Jika nilai A = 3; maka ekspresi tersebut mempunyai nilai:
• Ekspresi Relasi-1 ==> A + 4 < 10 ==> 3 + 4 < 10 ==> BENAR
Dilihat ekspresi diatas salah satu ekspresi tersebut mempunyai nilai BENAR dan jika digunakan operator logika NOT, maka ekspresi tersebut akan bernilai SALAH
!(A+4 < 10) ==> !(BENAR) = SALAH = 0

Contoh Program Logika NOT:
/* Penggunaan Operasi Logika NOT */
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
int a, b, c;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai A = ";
cin>>a;
/* Proses */
b = (a + 4 < 10);
c = !(b);
cout<<endl<<"Program Ekspresi NOT "<<endl;
cout<<"Nilai A = "<<a<<endl;
cout<<"Nilai b = (a + 4 < 10) = "<<b<<endl;
cout<<"Nilai c = !(b) = "<<c;
getch( );
}

mungkin sekian untuk bagian 2, tunggu bagian 3 di kota anda hehe,....
baca juga :
==>  Operator borland C++ (Bagian 1)

Operator borland C++ (Bagian 1)

assalamualaikum wr wb
pada pos ini ane kasih pemahaman tentang operator yang ada pada borland c++, sebelum kita tau apa saja operator yang ada, kita harus tau dulu apa itu Operator? Operator merupakan simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program, yang digunakan untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti penjumlahan, pengurangan dan lain-lain.
Operator mempunyai sifat sebagai berikut:

Unary
Sifat Unary pada operator adalah hanya melibatkan sebuah operand pada suatu operasi aritmatik.
Contoh : -5

Binary
Sifat Binary pada operator adalah melibatkan dua buah operand pada suatu operasi aritmatik.
Contoh : 4 + 8

Tenary
Sifat Tenary pada operator adalah melibatkan tiga buah operand pada suatu operasi aritmatik.
Contoh : (10 % 3) + 4 + 2

Ada beberapa operator seperti operator aritmatika, operator pemberi nilai aritmatika, operator penambah dan pengurangan, dll.
Karena ada banyak operator pada borland C++ maka saya buat pos menjadi beberapa bagian, langsung saja kita masuk ke operator aritmatika.

Operator Aritmatika 
Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator binary adalah:
Tabel Operator Aritmatik

Operator yang tergolong sebagai operator Unary, adalah:
Tabel Operator Unary
Contoh Program :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
int x, y, a=0, b=0, c = 0, d = 0;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai X : "; cin>>x;
cout<<"Masukan Nilai Y : "; cin>>y;
a = x + y; c = x % y;
b = x - y; d = x * y;
printf("Hasil Dari A = X + Y = %i \n" , a);
printf("Hasil Dari B = X - Y = %i \n",b);
cout<<"Hasil dari C = X % Y = "<<c<<endl;
cout<<"Hasil dari D = X * Y = "<<d<<endl;
getch( );
}


Ekspresi Aritmatika
Bentuk penulisan ekspresi aritmatika dikaitkan dengan pernyataan pemberi nilai. Bentuk Umum :

  • Variabel, dikenal dengan sebutan LValue (Left Value)
  • Ekspresi Aritmatika dikenal dengan sebutan RValue (Right Value)
  • Tanda “ = “, dikenal dengan sebagai Operator Pemberi Nilai (Assignment Operator).

Catatan : LValue harus selalu berupa variabel tunggal. Bila LValue bukan berupa variabel, maka akan tampil pesan kesalahan LValue required in function ...
 RValue dapat berupa konstanta, variabel lain maupun suatu ekspresi atau rumus aritmatika. 

Hierarki Operator Aritmatika. 
Didalam suatu ekspresi aritmatika, selalu menjumpai beberapa operator aritmatika yang berbeda yang dapat digunakan secara bersamaan. Urutan operator aritmatika sebagai berikut :
Tabel Hierarki Operator Aritmatika
Contoh
A = 8 + 2 * 3 / 6 
Langkah perhitungannya :
A = 8 + 6 / 6
( 6 / 6 = 1 )
A = 8 + 1
A = 9

Tingkatan operator ini dapat diabaikan dengan penggunaan tanda kurung “(“ dan “)”.
Contoh
A = (8 + 2) * 3 / 6
Langkah perhitungannya :
A = 10 * 3 / 6
A = 30 / 6
A = 5

Contoh Program :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
int a, b;
clrscr( );
a = 8 + 2 * 3 / 6;
b = (8 + 2) * 3 / 6;
cout<<" A = 8 + 2 * 3 / 6"<<endl;
cout<<" B = (8 + 2) * 3 /6"<<endl;
cout<<endl;
cout<<" Hasil dari A = "<<a<<endl;
printf(" Hasil dari B = %i ",b);
getch( );
}

Operator Pemberi Nilai Aritmatika 
Sebelumnya kita telah mengenal operator pemberi nilai (assignment operator) yaitu tanda “ = “. Sebagai contoh penggunaan operator pemberi nilai A = A + 1.
Dari penulisan ekspresi diatas, Borland C++ dapat menyederhanakan menjadi A += 1.
Notasi “ += “ ini dikenal dengan operator pemberi nilai aritmatika. Ada beberapa operator pemberi nilai aritmatka diantaranya:
Tabel Operator Pemberi Nilai Aritmatika


Operator Penambah dan Pengurang
Masih berkaitan dengan operator pemberi nilai, Borland C++ menyediakan operator penambah dan pengurang. Dari contoh penulisan operator pemberi nilai sebagai penyederhanaannya dapat digunakan operator penambah dan pengurang.
Tabel Operator Penambah dan Pengurang

A = A + 1; atau A = A - 1; disederhanakan menjadi A ++ atau A -- Operator “ ++ “ atau “ -- “ dapat diletakan didepan atau di belakang variabel.
Keterangan :
Penambahan: menambahkan 1 ke nilai variable, prefix (++A) atau postfix (A ++).
Pengurangan: mengurangkan 1 ke nilai variabel, prefix (--A) atau postfix (A --).

Kedua bentuk penulisan operator ini mempunyai arti yang berbeda.
Jika diletakan didepan variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan sesaat sebelum atau langsung pada saat menjumpai ekspresi ini, sehingga nilai variabel tadi akan langsung berubah begitu ekspresi ini ditemukan, sedangkan.
Jika diletakan dibelakang variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai atau nilai variabel akan tetap pada saat ekspresi ini ditemukan.

Contoh Penambahan dan Pengurangan :
Penambahan:
int x=5;
y = ++x;
(nilai saat ini: y = 6, x = 6)
int x=5;
y = x++;
(nilai saat ini : y = 5, x = 6)

Pengurangan:
int x = 5;
y = --x;
(nilai saat ini: y = 4, x = 4)
int x = 5;
y = x--;
(nilai saat ini: y = 5, x = 4)

Contoh Program Penggunaan Notasi Didepan Variabel :
/* Penggunaan Notasi Didepan Variabel*/
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main( )
{
int a = 10, b = 5;
clrscr( );
printf("Nilai A   = %d", a);
printf("\nNilai ++A = %d", ++a);
printf("\nNilai B   = %d", b);
printf("\nNilai --B = %d", --b);
getch( );
}
Contoh Program Penggunaan Notasi Dibelakang Variabel :
/* Penggunaan Notasi Dibelakang Variabel*/
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>

main( )
{
int a = 10, b = 5;
clrscr( );
printf("Nilai A   = %d", a);
printf("\nNilai ++A = %d", a++);
printf("\nNilai A   = %d", a);
printf("\nNilai B   = %d", b);
printf("\nNilai --B = %d", b--);
printf("\nNilai B   = %d", b);
getch( );
}

Program Penerapan I\O

Assalamualaikum, kumaha damang??? Ane balik lagi mau bagi coding program dengan soal seperti di bawah, jangan lupa tinggalkan jejak hehe :v

Langsung copas aja bro,...
1. Buatlah program untuk menghitung luas dan keliling suatu persegi panjang, dimana panjang dan lebar dimasukan melalui scanf????
2. Buatlah program untuk menghitung luas dan volume suatu balok, dimana panjang dan lebar serta tinggi dimasukan melalui cin???
3. Dewi membeli buah jeruk sebanyak 9,5 kg. Harga per kg-nya adalah Rp 4.500, buatlah program untuk menghitung harga jeruk yang dibeli Dewi???


Coding soal no 1:
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>

main()
{
float panjang, lebar, luas, keliling;
clrscr();
printf("\t\t\t Program Menghitung\n");
printf("\t\tLuas dan Keliling Sebuah Persegi Panjang\n");
printf("\t ================================================\n\n");
printf("Masukan Panjang : "); scanf("%f",&panjang);
printf("Masukan Lebar : "); scanf("%f",&lebar);
luas = panjang * lebar;
keliling = 2 * panjang + 2 * lebar;
printf("\nLuas Persegi Panjang : %2.2f \n",luas);
printf("Keliling Persegi panjang : %2.2f \n",keliling);
getch();
}
 Output yang dihasilkan dari soal no.1 :
Tampilan Soal no.1


Coding soal no 2:
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>

main()
{
float panjang, lebar, tinggi, luas, volume;
clrscr();
cout<<"\t\t Program Menghitung"<<endl;
cout<<"\t\tLuas dan Volume Sebuah Balok"<<endl;
cout<<"\t ===================================="<<endl<<endl;
cout<<"Masukan Panjang : "; cin>>panjang;
cout<<"Masukan Lebar : "; cin>>lebar;
cout<<"Masukan Tinggi : "; cin>>tinggi;
luas = 2 * (panjang * lebar + lebar * tinggi + panjang * tinggi);
volume = panjang * lebar * tinggi;
cout<<"\nLuas balok : "<<luas<<endl;
cout<<"Volume Balok : "<<volume<<endl;
getch();
}
Output yang dihasilkan dari soal no.2 :
Tampilan Soal no.2


Coding soal no 3:
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>

main()
{
float banyak_beli, harga, jumlah;
clrscr();
cout<<"\t\t Program Menghitung Harga Jeruk"<<endl;
cout<<"\t =========================================="<<endl<<endl;
cout<<"Masukan Banyak beli (KG) : "; cin>>banyak_beli;
cout<<"Masukan Harga Per-KG : "; cin>>harga;
jumlah = banyak_beli * harga;
cout<<"\nHarga Jeruk Yang Dibeli : "<<jumlah<<endl;
getch();
}
Output yang dihasilkan dari soal no.3 :
Tampilan Soal no.3

Program Toko Kue Enak

Di pos ini ane bagi program toko kue enak, program ini mungkin mudah karna di sini hanya menggunakan perintah masukan dan perintah keluaran, bagi yg belum baca pos sebelumnya boleh dibaca lagi hehe,....
Langsung aja, membuat program dengan hasilnya seperti gambar di bawah ini :
ketentuannya : menggunakan deklarasi variabel dan sintaks input (gets( ), scanf( ), cin) dan output (printf( ) & cout).


Coding Progarmnya :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main()
{
char nama_pembeli[15], kode_kue[10]; //deklarasi variabel
int harga, jumlah_beli; //deklarasi variabel
clrscr();
printf("\t\t\tTOKO KUE ENAK...\n\n"); //output printf()
printf("\t\t =*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=\n\n\n"); //output printf()
printf("Masukan Nama Pembeli : "); gets(nama_pembeli); //input gets()
printf("Masukan Kode Kue : "); scanf("%s",&kode_kue); //input scanf()
printf("Masukan Harga : "); cin>>harga; //input cin
printf("Masukan Jumlah Beli : "); cin>>jumlah_beli;
printf("======================================================\n\n");
cout<<"\t\t\tNota Penjualan"<<endl; //output cout
cout<<"\t\t ======================"<<endl <<endl <<endl; //output cout
cout<<"Nama Pembeli : "<<nama_pembeli<<endl;
cout<<"Kode Kue : "<<kode_kue<<endl;
cout<<"Harga : "<<harga<<endl;
cout<<"Nama Pembeli : "<<jumlah_beli<<endl;
getch();
}
Hasil program dari coding di atas :

Perintah Masukan

Perintah standar input yang disediakan oleh Borland C++, diantaranya adalah:
scanf( )
gets( )
cout( )
getch( )
getche( )


scanf( ) 
Fungsi scanf( ) digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data. Bentuk Umum dari fungsi ini adalah :
Bentuk Umum scanf( )

simbol & merupakan pointer yang digunakan untuk menunjuk ke alamat variabel memori yang dituju.
Tabel Penentu Format scanf( )
Contoh Input scanf( ) :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
char nama[15] ,hobby[15];
int umur;
clrscr( );
printf("\tBIODATA SAYA\n");
printf("Nama : ");scanf("%s",&nama);
printf("Umur : ");scanf("%d",&umur);
printf("Hobby : ");scanf("%s",&hobby);
getch( );
}


gets( )
Fungsi gets( ) digunakan untuk memasukkan data string. Bentuk Umum dari fungsi ini adalah:
Bentuk Umum gets( )
Perbedaan antara scanf( ) dengan gets( ) adalah:
Tabel Perbedaan scanf( ) dengan gets( )
Contoh Input gets( ) :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main( )
{
char nm1[20];
char nm2[20];
clrscr( );
puts("Masukan nama ke - 1 = ");
gets(nm1);
printf("Masukan nama ke - 2 = ");
scanf("%s",&nm2);
printf("\n\n");
puts("Senang Berkenalan Dengan Anda ..");
puts(nm1);
printf("Senang Berkenalan Dengan Anda ..%s", nm1);
printf("\n\n");
puts("Senang Berkenalan Dengan Anda ..");
puts(nm2);
printf("Senang Berkenalan Dengan Anda ..%s", nm2);
getch( );
}


cin
Fungsi cin merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk memasukkan suatu data. Untuk menggunakan fungsi cin ini, harus menyertakan file header iostream.h.
Contoh Input cin :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
int nilai1,nilai2, total;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai 1 : ";
cin>>nilai1;
cout<<"Masukan Nilai 2 : ";
cin>>nilai2;
total = nilai1 + nilai2;
cout<<"Total Nilai : "<<total<<endl;
getch( );
}


getch ( )
Fungsi getch( ) (get character and echo) dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan tidak akan ditampilkan di layar. File header yang harus disertakan adalah conio.h.
Contoh Input getch( ) :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main( )
{
char kar;
clrscr( );
printf("Masukan Sebuah Karakter Bebas = ");
kar = getch( );
printf("\nTadi Anda Memasukan karakter %c", kar);
getch( );
}


getche()
Fungsi getche() dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar. File header yang harus disertakan adalah conio.h.
Contoh input getche( ) :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main( )
{
char kar;
clrscr( );
printf("Masukan Sebuah Karakter Bebas = ");
kar = getche( );
printf("\nTadi Anda Memasukan karakter %c", kar);
getch ( );
}


Catatan : Kedua fungsi ini ( getch( ) dan getche() ) dapat digunakan untuk menahan tampilan hasil program yang di eksekusi agar tidak langsung kembali ke listing program tanpa menekan tombol ALT – F5. Karena fungsi getch() merupakan fungsi masukkan, jadi sebelum program keluar harus menginputkan satu buah karakter.














Perintah Keluaran

Perintah standar output yang disediakan oleh Borland C++, diantaranya adalah :
printf( )
puts( )
putchar( )
cout



printf( )
Fungsi printf( ) merupakan fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi kelayar. String-Kontrol dapat berupa keterangan yang akan di tampilkan pada layar beserta penentu format. Penentu format dipakai untuk memberi tahu kompiler mengenai jenis data yang dipakai dan akan ditampilkan. Argumen ini dapat berupa variabel, konstanta dan ungkapan.
Tabel Penentu Format Printf()

Bentuk Penulisannya :
Bentuk Penulusan Printf()

Contoh Coding printf() :
 
Agar lebih paham lagi langsung saja ke contohnya.
Contoh output printf() :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
char nama[5] = "dudi";
int nilai = 99;
clrscr( );
printf("hai %s, Kamu mendapatkan Nilai %i" , nama, nilai);
getch();
}

a. Penggunaan Penentu Lebar Field
Bila ingin mencetak atau menampilkan data yang bertipe data FLOAT atau pecahan, tampilan yang tampak biasanya kurang bagus. Hal tersebut dapat diatur lebar field-nya dan jumlah desimal yang ingin dicetak. Berikut bentuk penulisannya:
Bentuk Penulisan Penentu Lebar Field
 Contoh Tanpa Penentu Lebar Field :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
float a1=87.5, a2=77.50;
clrscr( );
printf("Nilai Tugas 1: %f \n",a1);
printf("Nilai Tugas 2: %f ",a2);
getch( );
}

Contoh Dengan Penentu Lebar Field :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
float a1=87.5, a2=77.50;
clrscr();
printf("Nilai Tugas 1: %2.2f \n",a1);
printf("Nilai Tugas 2: %2.2f",a2);
getch( );
}

b. Penggunaan Escape Sequences
Escape Sequences menggunakan notasi “ \ ” ( back slash ) jika karakter terdapat notasi “\” ini sebagai karakter “escape” ( menghindar). Beberapa Escape Sequences lainnya antara lain :
Tabel Escape Sequences
Contoh :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main( )
{
char nama1[10]="Dodi",nama2[10]="Acuy",nama3[10]="Fahmi";
float a = 88.5, b = 90.8, c = 98.2;
clrscr( );
printf("%8s\t %7s\t %8s ", nama1,nama2,nama3);
printf("\n%8.2f \t %8.2f \t %8.2f ", a,b,c);
getch( );
}


puts( )
Perintah puts( ) sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk mencetak string ke layar. puts( ) berasal dari kata PUT STRING. Perbedaan antara printf( ) dengan puts( ) adalah :
Tabel Perbedaan printf( ) dengan puts( )
Contoh Output puts() :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main()
{
char a[10] = "Bandung";
clrscr();
puts("Anda Tinggal di ");
puts(a);
getch();
}


putchar( )
Perintah putchar( ) digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan pindah baris.
Contoh Output putchar():
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main( )
{
clrscr( );
putchar('V');
putchar('P');
putchar('r');
putchar('o');
putchar('g');
putchar('r');
putchar('a');
putchar('m');
putchar('m');
putchar('i');
putchar('n');
putchar('g');
getch( );
}


cout
Fungsi cout merupakan sebuah objeck didalam Borland C++ digunakan untuk menampilkan suatu data kelayar. Untuk menggunakan fungsi cout ini, harus menyertakan file header iostream.h.
Contoh Output cout :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
int jumbar1=250, jumbar2=35;
clrscr( );
cout<<"Jumlah Barang 1: "<<jumbar1;
cout<<" Jumlah Barang 2: "<<jumbar2;
getch( );
}










Pengenalan Konstanta dan Variable

Konstanta
Konstanta adalah suatu nilai yang sifatnya tetap. Secara garis besar konstanta dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
  • Konstanta Bilangan
  • Konstanta Teks

Konstanta Bilangan
Dalam hal ini konstanta bilangan dibagi menjadi tiga kelompok, antara lain:
  1. Konstanta Bilangan Bulat (Integer). Adalah bilangan yang tidak mengandung nilai desimal. Ini merupakan nilai default pada konstanta bilangan. Contoh : 1, 2, 3, 100
  2. Konstanta Desimal Berpresisi Tunggal (Floating Point) Konstanta Floating Point, mempunyai bentuk penulisan, yaitu :
    • Bentuk Desimal ( contoh : 5.57 )
    • Bentuk Eksponensial / Bilangan Berpangkat ( contoh : 4.22e3 → 4.22 x 103 ).
  3. Konstanta Desimal Berpresisi Ganda ( Double Precision ) Konstanta Double Precision, pada prinsipnya sama seperti Konstanta Floating Point, tetapi Konstanta Double Precision mempunyai daya tampung data lebih besar.

Konstanta Teks
Dalam hal ini konstanta teks dibagi menjadi dua kelompok, antara lain :
  1. Data Karakter ( Character ). Data karakter hanya terdiri dari sebuah karakter saja yang diapit oleh tanda kutip tunggal ( ‘ ). Data karakter dapat berbentuk abjad ( huruf besar atau kecil ), angka, notasi atau simbol. Contoh : ‘Y’ ‘y’ ‘9’ ‘&’ dan lain-lain.
  2. Data Teks ( String ). Data String merupakan rangkaian dari beberapa karakter yang diapit oleh tanda kutip ganda ( “ ). Contoh : “Virtualgame”, “Tasikmalaya”, “Borland C++”, “N” dan lain-lain.

Deklarasi Konstanta
Bentuk deklarasi konstanta diawali dengan reserved word const.
Bentuk penulisannya :


ATAU


Contoh :
const x = 89;
const float phi = 3.14;

Catatan : Pada deklarasi konstanta bilangan desimal (floating point) harus diikutsertakan model dari tipe datanya.

Variabel
Variabel adalah suatu tempat menampung data atau konstanta dimemori yang mempunyai nilai atau data yang dapat berubah-ubah selama proses program. Dalam pemberian nama variabel, mempunyai ketentuan - ketentuan antara lain :
  1. Tidak boleh ada spasi ( contoh : gaji bersih ) dan dapat menggunakan tanda garis bawah ( _ ) sebagai penghubung (contoh : gaji_bersih).
  2. Tidak boleh diawali oleh angka dan menggunakan operator aritmatika. Variabel, dibagi menjadi dua jenis kelompok, yaitu :
    • Variabel Numerik
    • Variabel Teks

Variabel Numerik
Variabel numerik ini dibagi menjadi menjadi 3 (tiga) macam :
  1. Bilangan Bulat atau Integer
  2. Bilangan Desimal Berpresisi Tunggal atau Floating Point.
  3. Bilangan Desimal Berpresisi Ganda atau Double Precision.

Variabel Text 
Variabel text ini dibagi menjadi menjadi 2 (dua) macam :
  1. Character ( Karakter Tunggal )
  2. String ( Untuk Rangkaian Karakter )

Deklarasi Variabel
Deklarasi Variabel adalah proses memperkenalkan variabel kepada Borland C++ dan pendeklarasian tersebut bersifat mutlak karena jika tidak diperkenalkan terlebih dahulu maka Borland C++ tidak menerima variabel tersebut.
Deklarasi Variabel ini meliputi tipe variabel, seperti integer atau character dan nama variabel itu sendiri. Setiap kali pendeklarasian variabel harus diakhiri oleh tanda titik koma ( ; ).
Di artikel sebelumnya ada tentang pengenalan tipe data, dan disini ada simbol deklarasi dari artikel sebelumnya yang nanti akan di pakai pada C++, jadi ingat dan kalo lupa kunjungi lagi blog ini ya hehe.
Deklarasi Variable

Bentuk penulisannya :

Contoh Deklarasi :
char nama_mahasiswa[20];
char grade;
float rata_rata ;
int nila;

Pengenalan Tipe Data

Di artikel pengenalan tipe data ini memang cukup sedikit, karna tipe data - tipe datanya sudah ditabelkan, moga aja bisa pada paham. Kalo pun ngak juga gpp hehe,...... di sini menunjukan nama tipe data, ukuran memorinya, jangkauan nilai dan yang terakhir jumlah digitnya, langsung saja lihat tabel di bawah ini.

Borland C++ memiliki 7 tipe data dasar dan 3 tipe data tambahan, diantaranya:
7 Tipe data dasar

Tipe Data Tambahan, yang dimiliki oleh Borland C++, adalah :
Unsigned, unsigned digunakan bila data yang digunakan hanya data yang positif saja.
3 tipe data tambahan









Pengenalan Borland C++ (New, Save, Compile, Run, Open, Print dan Exit)

Membuat File Editor
File Editor merupakan file kode program yang dapat dikompilasi, kemudian dijalankan untuk menampilkan hasilnya yang mempunyai ekstensi file .CPP.
Cara mengaktifkannya : Klik Menu File → Klik New Text Edit

Cara Membuat Text Edit Baru
Jendela Text Edit

Menyimpan File Editor
Setelah selesai mengetikan naskah program yang baru pada jendela Text Edit, maka selanjutnya disimpan dengan cara :
a.    Kik Menu FileSave.
b.    Menekan HotKey Ctrl + KS.
Selanjutnya tampil jendela Save File As, seperti dibawah ini :
Jendela Save File
Pilih lokasi penyimpanan, isi file name lalun klik Open maka filenya akan tersimpan sesuai lokasi dan nama yang kita pilih.
Pada Borland C++ 5.02 terdapat tiga cara menyimpan file editor, diantaranya yaitu :
Save Digunakan untuk menyimpan File Program pada jendela yang sedang aktif kedalam disk. Hotkey yang ada bisa gunakan untuk menyimpan dengan menekan tombol Ctrl + KS.
Save As Digunakan untuk menyimpan File Program pada jendela yang sedang aktif kedalam disk dengan nama file yang berbeda.
Save All Digunakan untuk menyimpan semua File Program pada jendela yang sedang aktif kedalam disk.

Menterjemahkan Program (Compile)
Proses Compile merupakan suatu proses menterjemahkan program dari bahasa manusia kedalam bahasa yang dimengerti oleh komputer yaitu bahasa mesin, yaitu dengan cara :
a.    Kik Menu DebugCompile.
b.    Menekan HotKey Alt + F9.
Selanjutnya tampil kotak dialog Compile, seperti dibawah ini :
Kotak Dialog Compile

Menjalankan Program
Proses Run merupakan suatu proses menterjemahkan program, melakukan proses linking, membuat file eksekusi (.exe) dan sekaligus menjalankan program, yaitu dengan cara:
a. Kik Menu DebugRun.
b. Menekan HotKey Ctrl + F9.
Selanjutnya tampil kotak dialog Run, seperti dibawah ini :
Kotak Dialog Run
 Gambarnya beda sama yg di atas hehe,.... karna waktu di run munculnya cepet banget + kurangnya software, susah ssnya jadi pake contoh ini aja.
Setelah proses menterjemahkan program, proses linking, selanjutnya tampil hasil seperti gambar dibawah ini :
Contoh Hasil Keluaran Program

Membuka File Editor
Penjelasan Membuka atau memanggil file editor yang sudah pernah dibuat, dengan cara :
Klik Menu FileOpen.
Selanjutnya tampil Jendela Open, seperti dibawah ini :
Jendela Open File
 Pilih tempat menyimpan dan nama file yang akan di buka lalu klik OK.

Mencetak File Editor
Penjelasan Mencetak file program pada jendela yang sedang aktif dengan cara :
Klik Menu File → Print.
Selanjutnya tampil Jendela Print Option, seperti dibawah ini :
Jendela Print Option

Keluar dari Borland C++ 5.02
Keluar dari Aplikasi Borland C++ 5.02, dengan cara :
Klik Menu FileExit.

Pengenalan Borland C++ (Struktur Program & Model Memori)

Struktur Program C++
 Struktur program C++, sama seperti struktur program C yang terdahulu. Struktur program C++ terdiri sejumlah blok fungsi, setiap fungsi terdiri dari satu atau beberapa pernyataan yang melaksanakan tugas tertentu.

Bentuk Umum:



Contoh :

#include <conio.h>
#include <iostream.h>

Main()
{

Cout<<” mari belajar bahasa c “;
Getch();

}


Penjelasan :
#include <file-header> merupakan preprocessor pada C++ untuk pemanggilan file header yang memuat beberapa perintah-perintah dari C++ (contoh, apabila ingin menggunakan perintah cout maka harus menggunakan file header iostream.h).
main( ) merupakan awal mula dari blok program utama.
tanda { dan } sebagai punctuator yang awal blok program hingga akhir blok program.
cout merupakan perintah keluaran pada C++.
getch( ); apabila ditempatkan sebelum funtuator }, maka berfungsi sebagai penahan dari tampilan hasil.


Model Memori
Borland C++, mempunyai enam model memori untuk program dan data. Model-model memori tersebut adalah:
a. Model Tiny
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program dan data tidak lebih dari 64 Kb.
b. Model Small
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk masing-masing program dan data tidak lebih dari 64 kb.
c. Model Medium
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program tidak lebih dari 64 kb dan data tidak lebih dari 64 K.
d. Model Compact
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program lebih dari 64 kb dan data tidak lebih dari 64K.
e. Model Large
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program dan data lebih dari 64 K.
f. Model Huge
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk menyimpan satu jenis data.

Pengenalan Borland C++ ( IDE )

Pengenalan IDE Borland C++
IDE merupakan singkatan dari Integrated Development Environment, merupakan Lembar kerja terpadu untuk pengembangan program. IDE dari Borland C++, dapat digunakan untuk:
1.Menulis Naskah Program.
2.Mengkompilasi Program (Compile)
3.Melakukan Pengujian Program (Debugging)
4.Mengaitkan Object dan Library ke Program (Linking)
5.Menjalankan Program (Running)

Untuk mengaktifkan aplikasi Borland C++, lakukanlah langkah-langkah berikut ini:
Klik tombol Start → pilih Program → Borland C++ 5.02 → klik Borland C++
Menu untuk mengaktifkan program C++

Berikut lDE dari Borland C++, seperti gambar dibawah ini:

Layar pembuka borland C++
IDE Borland C++ 5.02

IDE pada Borland C++, terbagi menjadi 4 (empat) bagian, yaitu:
  1. Baris Menu (Menu Bar) Menu utama terdiri dari; File, Edit, Search, Run, Compile, Debug, Project, Options, Window dan Help.
  2. Baris Peralatan (Tools Bar) Baris yang menampilkan shortcuts (icons) untuk mempermudah pengguna dalam pembuatan program-program C++, seperti icon open, save, compiler, run dan lain-lain.
  3. Jendela Editor Tempat untuk pengetikan program dan membuat program. Jika pertama kali anda membuat program, nama file jendela editor adalah NONAME00.CPP.
  4. Jendela Message Tempat untuk menampilkan pesan-pesan pada proses kompilasi dan link program. Jika ada kesalahan sintax program maupun varibel dan objek, maka akan diberikan pesan kesalahannya yang kemudian dapat didouble klik pada pesan tersebut untuk mendapatkan petunjuk di baris yang mana terdapat kesalahannya. e. Baris Status (Status Bar) Baris yang akan menampilkan keterangan-keterangan pada saat mengaktifkan menu bar dan sub menu serta keterangan-keterangan lain (seperti petunjuk baris dan kolom, waktu yang sedang berjalan).