Operator borland C++ (Bagian 1)

assalamualaikum wr wb
pada pos ini ane kasih pemahaman tentang operator yang ada pada borland c++, sebelum kita tau apa saja operator yang ada, kita harus tau dulu apa itu Operator? Operator merupakan simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program, yang digunakan untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti penjumlahan, pengurangan dan lain-lain.
Operator mempunyai sifat sebagai berikut:

Unary
Sifat Unary pada operator adalah hanya melibatkan sebuah operand pada suatu operasi aritmatik.
Contoh : -5

Binary
Sifat Binary pada operator adalah melibatkan dua buah operand pada suatu operasi aritmatik.
Contoh : 4 + 8

Tenary
Sifat Tenary pada operator adalah melibatkan tiga buah operand pada suatu operasi aritmatik.
Contoh : (10 % 3) + 4 + 2

Ada beberapa operator seperti operator aritmatika, operator pemberi nilai aritmatika, operator penambah dan pengurangan, dll.
Karena ada banyak operator pada borland C++ maka saya buat pos menjadi beberapa bagian, langsung saja kita masuk ke operator aritmatika.

Operator Aritmatika 
Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator binary adalah:
Tabel Operator Aritmatik

Operator yang tergolong sebagai operator Unary, adalah:
Tabel Operator Unary
Contoh Program :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
int x, y, a=0, b=0, c = 0, d = 0;
clrscr( );
cout<<"Masukan Nilai X : "; cin>>x;
cout<<"Masukan Nilai Y : "; cin>>y;
a = x + y; c = x % y;
b = x - y; d = x * y;
printf("Hasil Dari A = X + Y = %i \n" , a);
printf("Hasil Dari B = X - Y = %i \n",b);
cout<<"Hasil dari C = X % Y = "<<c<<endl;
cout<<"Hasil dari D = X * Y = "<<d<<endl;
getch( );
}


Ekspresi Aritmatika
Bentuk penulisan ekspresi aritmatika dikaitkan dengan pernyataan pemberi nilai. Bentuk Umum :

  • Variabel, dikenal dengan sebutan LValue (Left Value)
  • Ekspresi Aritmatika dikenal dengan sebutan RValue (Right Value)
  • Tanda “ = “, dikenal dengan sebagai Operator Pemberi Nilai (Assignment Operator).

Catatan : LValue harus selalu berupa variabel tunggal. Bila LValue bukan berupa variabel, maka akan tampil pesan kesalahan LValue required in function ...
 RValue dapat berupa konstanta, variabel lain maupun suatu ekspresi atau rumus aritmatika. 

Hierarki Operator Aritmatika. 
Didalam suatu ekspresi aritmatika, selalu menjumpai beberapa operator aritmatika yang berbeda yang dapat digunakan secara bersamaan. Urutan operator aritmatika sebagai berikut :
Tabel Hierarki Operator Aritmatika
Contoh
A = 8 + 2 * 3 / 6 
Langkah perhitungannya :
A = 8 + 6 / 6
( 6 / 6 = 1 )
A = 8 + 1
A = 9

Tingkatan operator ini dapat diabaikan dengan penggunaan tanda kurung “(“ dan “)”.
Contoh
A = (8 + 2) * 3 / 6
Langkah perhitungannya :
A = 10 * 3 / 6
A = 30 / 6
A = 5

Contoh Program :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main( )
{
int a, b;
clrscr( );
a = 8 + 2 * 3 / 6;
b = (8 + 2) * 3 / 6;
cout<<" A = 8 + 2 * 3 / 6"<<endl;
cout<<" B = (8 + 2) * 3 /6"<<endl;
cout<<endl;
cout<<" Hasil dari A = "<<a<<endl;
printf(" Hasil dari B = %i ",b);
getch( );
}

Operator Pemberi Nilai Aritmatika 
Sebelumnya kita telah mengenal operator pemberi nilai (assignment operator) yaitu tanda “ = “. Sebagai contoh penggunaan operator pemberi nilai A = A + 1.
Dari penulisan ekspresi diatas, Borland C++ dapat menyederhanakan menjadi A += 1.
Notasi “ += “ ini dikenal dengan operator pemberi nilai aritmatika. Ada beberapa operator pemberi nilai aritmatka diantaranya:
Tabel Operator Pemberi Nilai Aritmatika


Operator Penambah dan Pengurang
Masih berkaitan dengan operator pemberi nilai, Borland C++ menyediakan operator penambah dan pengurang. Dari contoh penulisan operator pemberi nilai sebagai penyederhanaannya dapat digunakan operator penambah dan pengurang.
Tabel Operator Penambah dan Pengurang

A = A + 1; atau A = A - 1; disederhanakan menjadi A ++ atau A -- Operator “ ++ “ atau “ -- “ dapat diletakan didepan atau di belakang variabel.
Keterangan :
Penambahan: menambahkan 1 ke nilai variable, prefix (++A) atau postfix (A ++).
Pengurangan: mengurangkan 1 ke nilai variabel, prefix (--A) atau postfix (A --).

Kedua bentuk penulisan operator ini mempunyai arti yang berbeda.
Jika diletakan didepan variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan sesaat sebelum atau langsung pada saat menjumpai ekspresi ini, sehingga nilai variabel tadi akan langsung berubah begitu ekspresi ini ditemukan, sedangkan.
Jika diletakan dibelakang variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai atau nilai variabel akan tetap pada saat ekspresi ini ditemukan.

Contoh Penambahan dan Pengurangan :
Penambahan:
int x=5;
y = ++x;
(nilai saat ini: y = 6, x = 6)
int x=5;
y = x++;
(nilai saat ini : y = 5, x = 6)

Pengurangan:
int x = 5;
y = --x;
(nilai saat ini: y = 4, x = 4)
int x = 5;
y = x--;
(nilai saat ini: y = 5, x = 4)

Contoh Program Penggunaan Notasi Didepan Variabel :
/* Penggunaan Notasi Didepan Variabel*/
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main( )
{
int a = 10, b = 5;
clrscr( );
printf("Nilai A   = %d", a);
printf("\nNilai ++A = %d", ++a);
printf("\nNilai B   = %d", b);
printf("\nNilai --B = %d", --b);
getch( );
}
Contoh Program Penggunaan Notasi Dibelakang Variabel :
/* Penggunaan Notasi Dibelakang Variabel*/
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>

main( )
{
int a = 10, b = 5;
clrscr( );
printf("Nilai A   = %d", a);
printf("\nNilai ++A = %d", a++);
printf("\nNilai A   = %d", a);
printf("\nNilai B   = %d", b);
printf("\nNilai --B = %d", b--);
printf("\nNilai B   = %d", b);
getch( );
}

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 comments:

comments